berapa umur anda? pernah gak lo ngerayain ulang tahun lo pake kue tart yang "coklat banget", terus di atasnya dihiasin lilin yang jumlahnya sama dengan umur lo?
gue sendiri sebenernya tipe orang yang gak begitu suka dengan pesta-pesta semacem ini. dan yang lebih gak gue ngerti kenapa harus ada seremonial tiup lilin. apa makna yang ada di dalemnya?
nah untuk yang satu ini gue punya sedikit filosofi ngawur yang mungkin bisa ngebuat seremonial gak jelas ini jadi sedikit punya makna. kita anggep aja lilin itu sebagai diri kita. semakin hari seiring dengan bertambahnya umur kita, rupa kita akan semakin buruk, sama seperti yang lilin yang berpijar di atas kue itu. semakin lama dia menyala maka akan semakin gak karuan bentuknya. itulah hidup, waktu akan terus menggerogoti rupa kita.
apa sampai di situ aja? rasanya nggak. kenapa lilin yang dilambangkan sebagai diri kita? jawabannya adalah karena fungsinya. di dalam hidup, kita dituntut untuk selalu memberi manfaat kepada sekitar kita. sama seperti lilin yang menerangi sekitarnya.
sampai kapan kita harus menerangi sekitar kita? tentunya sampai akhir hayat kita. sampai cahaya lilin itu ditiup angin, lalu mati.
nb: selamat ulang tahun untuk yang berulang tahun.
Tampilkan postingan dengan label ulang tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ulang tahun. Tampilkan semua postingan
Jumat, Oktober 10, 2008
lilin
Label: renungan, ulang tahun
Dirangkai oleh Rae pada 2:37:00 PM 10 tanggapan
Langganan:
Postingan (Atom)