Tampilkan postingan dengan label blogosphere. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogosphere. Tampilkan semua postingan

Jumat, September 07, 2012

Penting Mana: Sah Menurut FIFA atau Anggota?


Berawal dari sebuah tulisan saya yang dimuat di goal.com Indonesia (PSSI dan Paham Berorganisasi), kemudian muncul counter tulisan di Kompasiana yang ditulis oleh Benjo Steward (PSSI, Milik FIFA Atau Milik Anggota?). Sayangnya, tulisan tersebut tidak diawali dengan pemahaman yang benar atas tulisan saya sebelumnya. Untuk kali ini, mohon agar bisa membaca tulisan saya dengan lengkap.
Pada akhir tulisan, Benjo menarik kesimpulan (yang saya tulis ulang secara verbatim), “ada sebuah energi propaganda yang dibangun secara sistematis dan masif untuk menyamaratakan derajat eksistensi PSSI yang dipimpin La Nyala Mataliti dengan PSSI yang diakui oleh FIFA.
Terus terang saya bingung dengan maksud “sistematis dan masif”. Kalau tulisan saya dituduh sistematis okelah saya akui. Bagaimana mungkin membuat tulisan yang tidak sistematis? Tapi saya menolak jika saya dituduh telah melakukan propaganda secara masif. Tulisan “PSSI dan Paham Berorganisasi” adalah satu-satunya tulisan saya yang membahas soal kisruh PSSI (sebelum tulisan ini terbit tentunya). Kebetulan saja Goal.com Indonesia kemudian tertarik untuk menayangkannya. Lalu bagaimana mungkin satu tulisan bisa dianggap sebagai usaha yang masif?
Benjo kemudian mempermasalahkan pandangan saya yang menilai eksistensi PSSI La Nyala sama pentingnya dengan PSSI Djohar Arifin. PSSI Djohar dilegitimasi oleh FIFA, sedangkan PSSI La Nyala dilegitimasi oleh anggotanya. Legitimasi dari FIFA maupun dari anggota menurut hemat saya, sama pentingnya. Legitimasi FIFA tidak berarti apa-apa jika kemudian tidak disertai legitimasi dari anggotanya. Apakah tidak malu jika kemudian bertanding atas nama Indonesia namun di saat yang sama dicemooh oleh bangsa Indonesia sendiri. Sebaliknya, legitimasi dari anggota tanpa legitimasi FIFA juga akan membawa sepakbola Indonesia jalan di tempat.
Benjo lebih banyak menyorot sah tidaknya KLB Ancol. Benjo juga membawa beberapa pasal dari Statuta PSSI yang mengatur soal Kongres Luar Biasa. Anehnya, ternyata statuta yang dipegang oleh Benjo ternyata tidak sama dengan statuta yang saya pegang. Pada statuta yang dimiliki Benjo, masalah KLB ada pada pasal 10, sedangkan pada statuta yang saya pegang, KLB ada di pasal 31. Isi dari pasal-pasal itu pun berbeda.
Ternyata statuta yang saya pegang adalah statuta yang dihasilkan melalui Kongres Bali, 13 Februari 2009. Statuta ini telah disetujui FIFA dan sampai saat ini pun (7 September 2012; 13:42 WIB, mungkin setelah ini langsung diganti statutanya?) masih bisa didownload di website PSSI Djohar Arifin (Pada Menu Utama, pilih PSSI >> Statute). Lucu, padahal di awal kekisruhan PSSI, Djohar dengan lantang mengatakan bahwa hasil Kongres Bali tidak sah. Lalu mengapa masih ada di website PSSI-nya? Maka tidak perlulah saya menanggapi argumen Benjo karena berdasarkan pada Statuta yang keliru.


Adalah salah jika kemudian ada yang menganggap saya pro La Nyala. Tapi memang saya akui, saya merasa lebih baik jika Djohar Arifin mundur dari jabatan Ketua PSSI. Tapi saya bukan pemilik PSSI. Sama seperti Benjo. Kita semua hanya penggemar PSSI. Penggemar yang terkadang memiliki sense of belonging terlalu besar dari seharusnya.
Pemilik PSSI adalah anggota mereka sendiri. FIFA pun, sekali lagi saya tekankan, tidak memiliki kuasa untuk mengatur siapa yang menjadi Ketua Umum PSSI. FIFA hanya bisa memaksa PSSI meratifikasi  aturan-aturan FIFA ke dalam Statuta PSSI. Itupun harus melalui mekanisme Kongres. Artinya FIFA menghormati kedaulatan anggota PSSI. Aturan FIFA diadopsi oleh PSSI bukan atas keterpaksaan, namun oleh rasa tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam persepakbolaan dunia.
Melihat makin meruncingnya konflik dari kedua pihak yang rasanya semakin mustahil untuk disatukan, maka saya mencoba memberi solusi. Solusi yang saya berikan pada tulisan “PSSI dan Paham Berorganisasi”, sebagaimana yang tertuang pada paragraf terakhir, bukanlah bentuk dukungan pada salah satu pihak. Namun sebuah cara yang elegan, sesuai dengan statuta, dan harusnya bisa disepakati oleh semua pihak, baik oleh anggota, PSSI kubu Djohar, PSSI kubu La Nyala, maupun FIFA yaitu: Kongres Luar Biasa.
Kongres Luar Biasa yang digelar nanti tentu harus dihadiri oleh FIFA, tidak seperti KLB Ancol yang hasilnya tidak digubris FIFA. Kongres nanti juga harus dihadiri oleh anggota yang sah, bukan 26 caretaker pengurus provinsi dari total 33 pengprov yang ada. Agar lebih fair, Anggota kongres yang digelar haruslah anggota yang sama dengan anggota yang telah memberi mandat kepada Djohar Arifin di Solo lalu. Melalui kongres ini, semua pihak bisa melihat, apakah Djohar Arifin masih diakui anggotanya atau tidak. Masalahnya, berani tidak?

Sabtu, Agustus 11, 2012

[Site Review] carmall.com: Jangan Beli Mobil Baru Dalam Karung!


Walaupun pemerintah sudah menaikkan uang muka kredit mobil sampai minimal 30%, ternyata minat masyarakat untuk membeli mobil tetep tinggi lho. Kayaknya krisis eropa gak banyak pengaruhnya ya untuk Indonesia. =D

Kenapa Harus Mobil Baru?
Walaupun harganya lumayan kerasa beda, sebenarnya banyak keuntungan beli mobil baru dibandingin dengan mobil bekas. Keuntungan yang paling utama adalah jaminan bahwa kendaraan tersebut emang benar-benar masih bagus. Gak jarang orang yang membeli mobil bekas ketipu dengan penampilan luar. Body mulus, cat mengkilap, eh gak taunya pas dipake malah sering jajan ke bengkel.
Banyaknya pilihan merk dan jenis kendaraan roda empat menyisakan calon konsumen dalam kegamangan dan kebimbangan (Halah...). Jangan sampe kita beli kucing mobil dalam karung. Nah, masalah ini yang coba dicarikan solusinya oleh carmall.com, sebuah cara cari mobil baru praktis.
Bisa aja sih kita mondar-mandir keluar masuk dealer untuk ngebanding-bandingin mobil yang ada. Tapi cara ini jelas gak efektif. Selain makan waktu yang gak sedikit, di tiap dealer pasti para sales gak bakal ngelepas kita gitu aja untuk sekedar nanya-nanya. Pasti mereka bakal berusaha biar kita langsung bikin transaksi saat itu juga. Padahal untuk milih-milih mobil, harus mikir panjang dengan tenang, karena beli mobil adalah  investasi yang ngelibatin duit yang gak sedikit. Gimana bisa mikir tenang kalo dirong-rong sama sales-sales yang punya jurus bujukan maut?

Kalau mau beli ponsel, kan gak jarang kita sampai beli tabloid yang isinya katalog ponsel-ponsel yang ada lengkap berikut spesifikasi dan harga jualnya. Sebagai calon konsumen tentu kita ingin membanding-bandingkan ponsel-ponsel yang ada lebih dulu sebelum benar-benar membeli. Jangan sampai sudah beli mahal-mahal ternyata kebutuhan kita tidak bisa terpenuhi.

Nah carmall.com ini melakukan hal yang sama. Hanya bedanya, produk yang diinformasikan di situs ini adalah mobil. Kalau untuk ponsel yang harganya “cuma” jutaan saja kita bisa segitu selektif, apalagi kalau mau beli mobil. Harga mobil baru gak cuma puluhan, tapi ratusan juta, bahkan miliaran lho.
Tapi sebelumnya, perlu diingat, bahwa carmall.com bukanlah situs jual beli online. Situs ini hanyalah sistem informasi mengenai mobil baru. Untuk pembelian dan transaksi, calon pembeli tetap harus pergi ke dealer terdekat. Jadi jangan khawatir kalau harga yang dimuat di situs ini sudah di-mark up. Gak ada untungnya buat carmall.com sendiri. =D

Memilih Calon Mobil
Amat penting bagi calon pembeli untuk memiliki pengetahuan awal mengenai calon mobil yang akan dibeli agar bisa memutuskan dengan lebih tenang. Jangan sampai calon pembeli bingung memutuskan akan membeli mobil mana ketika sudah sampai di dealer mobil.
Sistem informasi yang baik selalu diawali dengan database yang kuat. Jadi, pertama kita lihat database situs ini dulu. Database merk mobil yang tersedia di carmall.com ini lengkap dan selalu up date. Mulai dari Audi sampai VW, semua ada. Ada lebih dari 30 merk mobil yang dipajang di situs ini. Pilah-pilih juga bisa didasarkan pada jenis mobil, misal: mobil sedan, hatchback, SUV, MPV, bahkan mobil sport juga ada. Buat kamu yang sensitif sama harga, tenang aja. Situs ini juga nyediaan kategori-kategori mobil berdasarkan range harga. Cakep banget kan! :-D

Sekarang gimana kalau mau nyari mobil dengan mengkombinasikan kategori-kategori yang ada? Kalem, search engine internal situs ini bisa kok memfilter berdasarkan kebutuhan kita yang bener-bener spesifik. Tinggal masukin Merek mobil yang dicari, range harga sesuai budget yang kita punya, dan tipe kendaraan yang kita inginkan.

Kalau sudah punya calon-calon jagoan, kita juga bisa ngebandingin antar mobil yang mau kita beli dengan fitur komparasi. Gak Cuma 2-3 mobil, tapi kita bisa bandingin sampai 8 mobil sekaligus! Dengan fitur ini, kita jadi mudah ngebanding-bandingin antar jenis mobil baik dalam satu merk atau beda merk. Informasi yang dibandingin mencakup distributor, dealer-dealer yang ada, harga, spesifikasi, sampai fitur-fitur yang tersedia di mobil tersebut.

Salah satu keunggulan dari informasi harga yang ada di situs ini adalah bukan hanya harga jual sekarang yang dicantumkan, tapi juga harga beberapa waktu sebelumnya, harga tertinggi, dan juga harga terendah yang pernah dicapai mobil tersebut dalam enam bulan terakhir. Jadi kita bisa tau apakah membeli mobil tersebut adalah sebuah investasi yang baik atau tidak.
Kalau pilihan sudah mantep, kita tinggal melangkahkan kaki ke dealer terdekat. Dealernya di mana? Oh tenang aja, carmall.com juga punya kok database dealer-dealer mobil di berbagai kota di Indonesia.

Fitur-Fitur Andalan
Fitur lain yang cukup menarik di situs ini adalah Simulasi Kredit. Dengan fungsi kalkulator ini, kita cukup memasukkan jenis mobil yang hendak kita beli, kemudian masukkan berapa persen yang akan kita kredit (inget, maksimal yang bisa dikredit sekarang 70%, karena uang muka minimal sekarang 30%) lalu tinggal tekan tombol “Hitung”. Kita juga bisa mensimulasikan berapa persentase bunga kredit dan berapa tahun kita akan mengangsur kredit. Dengan cepat, kita bisa mengetahui berapa uang muka yang harus dibayar dan berapa cicilan per bulan, serta total biaya yang harus dikeluarkan.

Selain fitur-fitur yang sangat membantu tadi, situs ini juga dilengkapi dengan promo-promo mobil baru yang sedang berlangsung, artikel-artikel otomotif, dan lokasi-lokasi dealer mobil, bengkel, serta pom bensin. Kurang lengkap apalagi coba? >,<
Yah, walaupun awalnya agak pusing juga sama user interface yang kelewat rame (saking lengkapnya informasi), tapi akhirnya bisa juga kok terbiasa. Yang pasti situs ini amat berguna untuk kamu yang sedang mencari mobil baru. Keunggulan yang utama tentu saja adalah database yang lengkap serta fitur-fitur pendukung andalannya seperti komparasi mobil dan simulasi kredit. Carmall.com bener-bener nyediain informasi yang dibutuhkan para pemburu mobil baru.

Rabu, Agustus 08, 2012

[VIDEO] Be Smart: Get Knowledge, Not Rubbish

Beberapa bulan lalu, ICTwatch sempet bikin lomba video dengan tema "Kebebasan Berekspresi". Hadiahnya lumayan juga, jalan-jalan ke kantor Google di Singapura untuk 2 orang. Awalnya semangat juga pengen ikutan, tapi ternyata susah nyari partner yang bisa diajak tuker ide untuk proses kreatif videonya.
Setelah deket-deket deadline, baru deh nemu ide yang lumayan out of the box. Dari awal, gue emang gak mau kalo video yang gue bikin pesan moralnya udah ketebak. Akhirnya dengan modal kamera saku digital pinjeman berikut tripodnya, gue mulai ambil gambar di rumah. Lumayan dapet setengah materi. Proses nyari pemerannya gak ribet kok. Cast-nya ya gue sendiri (=P), meskipun yang keliatan cuma tangan. Modal lain cuma TV LCD, radio vintage, sama laptop berikut koneksi internetnya.
Selesai di situ, ternyata gue masih ngerasa gambarnya kurang. Mulai deh tuh males-malesan bikin ide. Akhirnya sekitar 18 jam sebelum deadline, dapet ide lagi di kantor. Sekarang modalnya cuma tempat sampah sama beberapa eksemplar koran. Sebenernya pengennya pake koran Tempo karena halaman mukanya biasanya gambarnya menarik dan isinya juga nyentil (urusan ada hubungan antara judul sama isi itu soal laen). Berhubung kantor cuma langganan koran Investor's Daily, ya sudah, seadanya saja.
Untuk lagu pengiring, gue make Si Hebat (/rif) karena ada keselarasan ide dengan materi yang gue ambil. Tadinya sih maunya pake lagu Pas Band, tapi takut dikira Pas Band oriented banget, gak jadi deh. Font yang dipake untuk caption sengaja nyari yang futuristik (poho euy nama font-nya, lagi gak di komputer yang dipake buat filmnya nih). Semenjak Helvetica terlalu sering muncul di 9gag, rasanya kok kayaknya gak kreatif amat kalo Helvetica lagi Helvetica lagi.

Dengan teknik ulead seadanya, akhirnya jadi juga video ini dengan durasi 2 menit 29 detik.  Berhubung untuk ikutan lomba ini harus mengatasnamakan komunitas Blogger, ya udah pake aja nama BogorWatch di mana gue emang terafiliasi. Terus menang gak? NGGAK! Abis itu video (lebih pantes disebut klip pendek sih daripada video) ini terlupakan begitu aja sama gue. Sampe akhirnya sekarang gue sadar kalo video ini ternyata belom pernah dipromosiin di mana-mana selaen di Youtube. Yah, kalau memang lagi ada waktu, kebetulan juga labih dilimpahkan koneksi internet lancar, bolehlah cek dulu videonya di bawah ini. =D


Rabu, Juli 04, 2012

Memperbaiki Gizi Bangsa Dengan Susu



Dalam satu dekade ini, konsumen Indonesia semakin sadar akan hidup sehat. Dua hal yang kemudian dianggap penting dijaga untuk menghasilkan hidup sehat adalah olahraga dan pola makan. Lihat saja bagaimana banyaknya pusat kebugaran yang dibuka dalam sepuluh tahun terakhir ini. Selain itu, beragam jenis diet juga dikenalkan. Mulai dari diet serat, diet jus, diet buah, dan berpuluh-puluh jenis diet lainnya. Tak pelak, pola hidup sehat sudah menjadi gaya hidup bagi beberapa kalangan.
Kecenderungan dari diet-diet yang dikenalkan di Indonesia, mengacu pada diet yang telah diterapkan di negara-negara maju. Umumnya, mereka cenderung mengurangi konsumsi pangan hewani dan memperbanyak konsumsi pangan nabati. Pada beberapa golongan yang "ekstrim", mereka bahkan merekomendasikan untuk menghentikan sama sekali pangan hewani.
Gaya Hidup Sehat di Indonesia: Tidak Makan Produk Hewani?
Di Indonesia, kampanye-kampanye ini hadir lewat berbagai media. Mulai dari obrolan yang menyebar melalui pergaulan sehari-hari sampai media dunia maya seperti blog. Kampanye yang paling populer mungkin adalah kampanye untuk menghentikan konsumsi daging merah, seperti daging sapi dan kambing. Alasan tingginya lemak dan kolesterol yang terkandung pada daging merah memberi ketakutan akan serangan jantung dan stroke. 
Anjuran untuk menghentikan konsumsi pangan hewani yang paling baru terjadi pada susu. Seakan tidak cukup isu susu yang terkontaminasi bakteri E. Sakazakii, kini "nama baik" susu yang selama ini kita kenal sebagai makanan yang bergizi dan penting kembali diuji. Seorang profesor Jepang bernama Hiromi Shinya dalam bukunya, The Miracle of Enzym, menuturkan buruknya susu bagi kesehatan pencernaan manusia. Apakah benar susu selalu buruk pada manusia?
Mari kita melihat konsumsi pangan hewani di Indonesia. Konsumsi per kapita warga Indonesia untuk daging ayam hanya 4,7-7 kg per tahun (bandingkan dengan Brazil yang mencapai 30 kg per kapita per tahun), konsumsi daging sapi 1,9-2,2 kg (bandingkan dengan Argentina yang mencapai 60 kg per kapita per tahun). Hal ini amat jauh dari rata-rata konsumsi daging per kapita negara-negara berkembang yang mencapai 23 kg untuk daging sapi dan ayam. 
Lalu bagaimana dengan susu sapi? Menyitir ucapan Prof. Bustanul Arifin dalam acara Indolivestock beberapa tahun lalu, tanpa perlu menyebutkan angka, konsumsi susu sapi di Indonesia per kapita per tahun hanya beberapa tetes. Tidak sampai 1 Liter! Menghitungnya hanya dalam satuan cc! Jika dirata-rata, masyarakat Indonesia nyaris tidak mengkonsumsi susu.
Dengan fakta di atas, maka tidak heran kalau seringkali kita menjumpai kasus gizi buruk bahkan sampai busung lapar di Indonesia. Kasus-kasus ini tidak hanya ditemui di daerah rural, tapi juga di daerah sub-urban bahkan urban.
Pangan hewani dikenal memiliki kandungan protein yang tinggi. Protein amat dibutuhkan pada masa pertumbuhan dan di saat masa penyembuhan. Tercukupinya kebutuhan protein seseorang di masa pertumbuhannya akan berimplikasi pada terbentuknya tubuh yang sehat dan otak yang cemerlang. 
Keunggulan Susu
Protein yang berasal dari hewan memiliki kandungan asam amino esensial yang lebih lengkap dibandingkan dengan protein nabati. Asam amino esensial sendiri tidak bisa dihasilkan dari metabolisme tubuh manusia sehingga asupannya dari makanan amat penting. Di antara  protein hewani, lainnya, susu memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dibandingkan dengan telur atau daging ayam, sehingga relatif lebih sehat. 
Susu relatif lebih terjangkau untuk dibeli oleh warga Indonesia. Harga susu segar tidak sampai Rp 10.000/ L. Bandingkan dengan telur ayam yang mencapai Rp 19.000,00/ kg atau daging ayam yang lebih dari Rp 25.000/ kg. Tidak perlu pula dibandingkan dengan daging sapi yang mencapai 70.000/ kg.
Mengkonsumsi susu pun lebih terjamin kehalalannya jika dibandingkan dengan mengkonsumsi daging. Berbeda dengan daging yang mensyaratkan penyembelihan yang halal, maka susu tidak memiliki syarat perlakuan untuk menjadi halal.
Dibandingkan beternak sapi potong, beternak sapi perah lebih feasible dilakukan di Indonesia. Sapi perah tidak membutuhkan ladang penggembalaan yang luas seperti sapi potong. Sapi perah cukup ditaruh di kandang yang kebersihannya terjamin.
Produktivitas susu sapi di Indonesia masih bisa ditingkatkan lagi. Saat ini produksi susu dari seekor sapi di Indonesia baru sekitar 8 Liter per hari. Idealnya, seekor sapi mampu memproduksi hingga 20 Liter per hari. Pemberian pakan yang tepat dengan cara yang tepat dapat meningkatkan produktivitas susu yang dihasilkan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencacah pakan menjadi ukuran yang lebih kecil. Perlakuan ini amat sederhana, namun sayangnya masih jarang dipraktekkan oleh peternak sapi perah di Indonesia.
*     *     *




Peningkatan konsumsi susu adalah alternatif pemenuhan kebutuhan protein yang paling masuk akal dilakukan di Indonesia. Selain kandungan gizinya yang lengkap, harganya juga relatif lebih murah, dan terjamin kehalalannya. Belum lagi potensi produktivitas susu di Indonesia yang masih bisa ditingkatkan lagi. 
Gaya hidup sehat adalah dengan hidup yang seimbang. Tidak terlalu banyak mengkonsumsi satu jenis makanan, tidak pula terlalu sedikit mengkonsumsi terlalu sedikit satu jenis makanan. Dengan berkaca pada terjadinya berbagai kasus gizi buruk dan busung lapar di Indonesia, maka peningkatan konsumsi protein ini amat mendesak untuk dilakukan. Maka tidaklah tepat apabila ada kampanye untuk mengurangi atau bahkan menghentikan konsumsi produk pangan hewani di Indonesia. Warga Indonesia masih membutuhkan lebih banyak protein untuk dikonsumsi. Tidak berlebihan apabila ada yang menyatakan bahwa kekurangan protein berpotensi menghasilkan generasi yang hilang (The Lost Generation). Bangsa ini masih membutuhkan lebih banyak pangan hewani untuk menghasilkan generasi yang dapat diandalkan untuk membangun Indonesia.

Selasa, Mei 29, 2012

(Apa) Dosa Charles Darwin?


Orang bijak tidak menilai buku hanya dari sampulnya, apalagi menilai isi buku hanya dari review-review (yang kebetulan banyak) menyesatkan. 


Cerdik cendikia mana yang tidak pernah mendengar buku On The Origin of the Species by Means of Natural Selection, or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life, atau yang lebih sering disingkat The Origin of The Species saja? Rasanya hampir semua orang pernah mendengar buku ini. Tetapi apabila pertanyaannya diubah menjadi siapa saja yang pernah membaca (dalam huruf yang dicetak tebal) buku ini? Mungkin hanya sedikit. Sarjana-sarjana biologi pun rasanya tidak semuanya pernah membaca teks atau terjemahan lengkap buku ini.


Halaman Judul The Origin of Species 
Sejak awal buku ini telah menuai kontroversi. Penilaian atas buku ini kemudian lebih banyak didasarkan pada review-review yang ditulis orang lain. Kebanyakan, oleh orang yang kontra atas apa yang dikatakan Darwin. Mereka umumnya berasal dari kaum puritan yang merasa apa yang dikatakan Darwin menyimpang dari keyakinan mereka seperti yang ditulis dalam Kitab Sucinya masing-masing. Kacaunya, review-review itu kemudian banyak dibeokan oleh orang lain tanpa merasa perlu untuk mericek garis miring mengklarifikasi garis miring tabayun. 
Entah apa yang sebenarnya terjadi, mungkin hendak melakukan simplifikasi atau apa, yang jelas kemudian muncul sebuah kesimpulan yang jamak kita dengar, dan kemudian menjadi dosa besar Charles Darwin, bahwa menurutnya, nenek moyang manusia berasal dari kera.
Saya sendiri sampai saat ini belum berkesempatan membaca buku tersebut. Tapi dengan berbekal lebih banyak review dari beragam sudut pandang, bolehlah Saya urun tulisan mengenai "Dosa Darwin". 

Hal-hal yang Keliru (Dipahami) dari Darwin
Evolusi Manusia? 
Apa benar Darwin berkesimpulan bahwa nenek moyang manusia berasal dari kera? Buku The Origin of The Species ditulis Darwin dengan mengamati burung-burung Finch yang ada di Kepulauan Galapagos. Kesempatan itu Ia dapat ketika menumpang kapal HMS Beagle selama lima tahun.
Berdasarkan pengamatan Darwin, paruh burung Finch berbeda-beda, disesuaikan dengan makanannya. Hal ini menimbulkan pertanyaan pada diri Darwin, apakah pada awalnya bentuk paruh burung Finch adalah sama?
Darwin sendiri bukanlah evolusionis pertama di dunia. Sebelumnya dunia juga sudah mengenal Eugene Dubois, Alfred Russel Wallace, Al-Jahiz, Zhuang Zi, atau Anaximander. Darwin sebenarnya hanya menguatkan dugaan-dugaan yang sudah ada sebelumnya.
Dengan membaca literatur dari naturalis-naturalis lainnya, Darwin kemudian menduga bahwa memang benar bahwa makhluk hidup selalu mengalami perubahan fisik dalam rentang waktu yang panjang (evolusi) dan bentuk paruh burung Finch adalah salah satu buktinya.
Lalu keterkaitannya dengan manusia pertama? Darwin tidak pernah bilang bahwa manusia berasal dari kera. Darwin "hanya" pernah mengatakan (atau mungkin lebih tepatnya menduga) bahwa manusia dan kera berasal dari nenek moyang yang sama. Jelas ini adalah dua hal yang berbeda. 
Darwin hanya berbicara mengenai asal-usul keragaman makhluk hidup bukan asal usul makhluk hidup (makanya judul bukunya adalah The Origin of Species bukan The Origin of Life). Seringkali orang mencampuradukkan antara teori evolusi dengan teori abiogenesis. Mungkin ada sebagian dari teori evolusi yang benar, sementara sisanya salah. Teori Evolusi berbeda dengan teori abiogenesis yang memang jelas-jelas menegasikan keberadaan Tuhan sebagai pencipta alam. Jadi sebenarnya tidak tepat jika kemudian kita mempertentangkan antara Teori Evolusi dan ajaran agama.
Namun demikian, benar tidaknya Teori Evolusi Darwin masih bisa diperdebatkan. Tidak ada data yang bisa mendukung langsung teori ini, meskipun telah ditemukan fosil-fosil mulai dari Meganthropus Paleojavanicus sampai manusia pra modern Pithecantropus erectus yang menunjukkan perjalanan panjang evolusi manusia. Teori itu masih terlalu berani meloncat karena tidak pernah ditemukan rangka utuh dari makhluk-makhluk pra-sejarah tersebut. Sangat mungkin Darwin salah. Mungkin Ia ibarat dokter yang salah mendiagnosis suatu penyakit, tapi jangan lantas menghakimi Ia sebagai sebagai tukang sihir.
Darwin ibarat dokter yang salah mendiagnosis suatu penyakit, tapi jangan lantas menghakimi Ia sebagai sebagai tukang sihir.
Teori Evolusi
Dalam taraf yang tidak seekstrim Darwin atau Dubois, teori evolusi sangat mungkin adalah benar. Di dalam kompleks Baitullah, ada satu tempat yang termasuk mustajabah bernama Maqom Ibrohim. Maqom Ibrohim sendiri menunjukkan bekas pijakan Nabi Ibrahim AS ketika sedang membangun Ka'Bah. Dari bekas pijakan tersebut, bisa dilihat bahwa ukuran kaki Nabi Ibrahim AS, bukanlah ukuran "normal" untuk manusia jaman sekarang. Perubahan ukuran tubuh manusia ini bisa menjadi bukti bahwa evolusi memang terjadi pada manusia pada khususnya dan semua spesies pada umumnya. 
Maqom Ibrohim 
Ayu Utami dalam salah satu babnya di Buku Bilangan Fu (2008) juga mencoba mencari keselarasan antara teori evolusi dengan isi kitab suci dengan menyitir kitab Genesis mengenai kehadiran manusia dengan ukuran besar:
Pada waktu itu, orang-orang RAKSASA ada di bumi, ketika anak-anak allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang gagah perkasa di zaman purbakala.
Contoh lain adanya evolusi adalah perbedaan antar ras yang sangat nyata. Bagaimana orang mongoloid memiliki ciri-ciri fisik yang amat berbeda dengan orang-orang kaukasoid atau negrito, padahal nenek moyangnya diyakini satu. Teori evolusi membantu kita untuk memahami fenomena-fenomena ini. Evolusi akan menghasilkan percabangan-percabangan. Percabangan-percabangan tersebut kemudian akan bisa menyatu kembali melalui perkawinan antar ras atau varietas. 
Dalam kasus yang lebih praktis, penemuan bibit-bibit unggul (mulai dari perkawinan silang sampai genetic modified organism/ GMO) pun berdasar pada teori evolusi. Dengan teori evolusi pula kemudian kita menjadi lebih mudah memahami anatomi makhluk hidup dengan mengklasifikasikannya ke dalam kumpulan-kumpulan kingdom sampai spesies. Dengan demikian evolusi jangan lagi dianggap sebagai sesuatu yang tabu, di luar nalar, apalagi anti-Tuhan. 

* * *
Catatan Tambahan
Walaupun gaya tulisannya serius banget, sebenarnya postingan ini untuk mengikuti kompetisi Blog Mama Cake yang diadain sama Falcon Pictures dalam rangka promosi film Mama Cake. Jangan berharap film Mama Cake seserius tulisan ini. Seenggaknya itu kesan yang didapet dari trailernya. Tapi seperti pesan di awal postingan ini, don't judge a book movie by it's cover trailer. ;-)



Minggu, November 20, 2011

Wisata Kota Temuan Warga: Di Balik Layar

Wisata Kota Temuan Warga, tulisan yang dibuat oleh saya dan beberapa teman yang lain dalam rangka mengikuti lomba 3on3 writing competition, salah satu sub acara pada acara ONOFFID 2011, baju barunya Pesta Blogger. 

Secara garis besar, tulisan ini adalah reportase yang mengadopsi gaya feature mengenai kegiatan memberi makan rusa di Istana Bogor. Sebenarnya cerita mengenai memberi makan rusa sudah pernah saya tulis di Bogorwatch. Kemudian Temon (one of my partner in crime beside Anggi) memberi beberapa masukan untuk melengkapi data yang bisa memperkaya tulisan. Jadilah kemudian sebuah tulisan baru mengenai kegiatan memberi makan rusa.

Gak cuma plain text yang menjemukan. Beberapa foto juga mendampingi tulisan. Bukan sembarang gambar yang ditampilkan. Dengan memposisikan sebagai foto yang nyeni (non-berita), diharapkan masing-masing foto ini beneran bisa berbicara lebih dari ribuan kata. Once more again, credit goes to Temon for his skill in photo editing.

Ada juga video yang merangkum tulisan tersebut dalam 5 menit 51 detik. Setelah proses trial and error selama beberapa waktu, akhirnya bisa juga dapet style yang asyik di aplikasi ulead videomaker. Coba deh diliat videonya. Oh, please don't be disturbed by Temon's voice during the show. =P


Wisata Kota Temuan Warga 
(Sindikat Kapak Merah Jambu
“Makannya baca bismillah dulu, ya!” ucap seorang anak berumur sekitar tiga tahun kepada seekor rusa.. Anak ini hanya satu dari sekian banyak pengunjung yang antusias memberi makan rusa-rusa dari sebelah luar pagar Istana Bogor. Berkerumun di sepanjang pagar Istana Bogor, ratusan pengunjung berebut memberi makan rusa-rusa yang berani mendekat ke bibir pagar. (Selengkapnya baca di sini)

Senin, November 08, 2010

What makes blogger, blogger?

Terafiliasi dalam sebuah komunitas blogger tentu amat menyenangkan. Setidaknya untuk sebagian orang yang menganggapnya demikian. Asyiknya bercengkrama melalui konferensi-konferensi di ruang virtual atau bahkan lewat ajang kopi darat saat ini seakan menjadi kewajiban bagi blogger untuk dianggap eksis (eksis: ada, bermakna). Tapi kemudian muncul sebuah pertanyaan: apa yang menjadi esensi dari seorang blogger. Apakah dengan kopi darat dan tergabung dalam komunitas?
What makes blogger, blogger? Jika pertanyaan ini diajukan ke Saya, tentu Saya akan menjawab, posting. Ya, postingan atau tulisanlah yang membuat seorang blogger menjadi blogger secara kaffah. Blogger yang baik tentunya adalah yang rajin membuat tulisan-tulisan menarik di blog.
Tidak adil jika kemudian kita menilai kualitas blog dari keaktifan sang blogger di dunia nyata. Sama saja kita tidak bisa mengatakan bahwa kualitas suara Stevie Wonder adalah biasa-biasa saja hanya karena dia tidak bisa berkoreografi.
Tentu sebagai seorang manusia, blogger akan lebih baik jika tidak hanya jago berpropaganda di blog, tetapi juga aktif di kehidupan nyata. Namun menilai kualitas blog berbeda dengan menilai kualitas manusia. Ada hal yang tidak boleh dilupakan yaitu kenyataan yang "mengurung" blogger di ranah maya, bukan nyata. Lalu apakah bijak jika kemudiah keaktifan di dunia nyata dijadikan sebagai pertimbangan dalam menentukan kualitas blog seperti yang terjadi pada Blog Award Pesta Blogger+ 2010 yang lalu?


Jumat, Maret 05, 2010

rumputpagi: sebuah penjelasan

Tidak seperti blogger lain yang sangat antusias untuk membangun komunitas, saya lebih menikmati kesolitarian saya di dalam teduhnya rumputpagi.tk. Sebenarnya sempat juga menjadi banci traffic dengan koar-koar di blog-blog tetangga untuk mampir ke blog ini, tapi ternyata itu bukan gaya saya. Apalagi sampai bercita-cita untuk menjadi sosialita blog. Ah, tidak-tidak, terima kasih.

Jika menapak tilas perjalanan blog ini, akan terlihat adanya perubahan gaya maupun tema tulisan. Proses ini berjalan secara siklistik. Kadang santai kadang serius. Kadang tema yang diangkat sangat berat tapi di lain waktu bisa jadi sangat remeh. Mengapa demikian? Sebenarnya tidak ada jawaban khusus, hanya menyesuaikan dengan mood saja. Yang pasti, blog ini saya posisikan sebagai sebuah jendela untuk memetakan pikiran-pikiran saya. Sebagai sebuah simpulan atas pertempuran yang terjadi di otak saya sebagai playground.

Ya, blog ini dibangun dengan pendekatan inside-out. Saya termasuk orang yang percaya bahwa apapun yang dikerjakan dengan hati akan menghasilkan produk yang disukai. Tanpa perlu merasa terbebani dengan kualitas ataupun keharusan untuk terikat pada satu bidang tertentu, akhirnya blog ini berkembang sampai hari ini.

Nama rumputpagi sendiri dipilih karena beberapa alasan. Meski demikian, tidak ada arti khusus dari rumputpagi, hanya saja saya merasa nama ini memberi nuansa damai sekaligus semangat di saat yang sama ketika membacanya. Jelas ini pendapat pribadi saya saja, orang lain boleh tidak setuju.

Header blog ini adalah salah satu bagian favorit saya. Sangat catchy. Sekali lagi, ini hanya selera pribadi saya. Sebenarnya, header ini adalah salah satu personal joke dari saya untuk pengunjung blog ini. Banyak orang yang tertipu dengan header ini dengan menyangka bahwa gambar header ini adalah gambar rumput, mengingat nama blog ini adalah rumputpagi. Padahal pada kenyataannya, tanaman yang ada di gambar ini adalah tanaman padi. Jika anda jeli, di sisi kiri gambar terlihat sedikit tangkai yang berisi bulir-bulir padi. Gambar ini diambil di salah satu areal persawahan di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Umur enam tahun untuk manusia biasanya ditandai dengan mulainya proses pendidikan formal, ditandai dengan mulai masuk sekolah dasar. Umur enam tahun untuk kucing rasanya sudah cukup tua. Lalu bagaimana untuk blog? Untuk blog, umur hanyalah sebuah angka yang signifikansiny amat relatif. Namun bagaimana pun juga, enam tahun nge-blog di rumputpagi.tk adalah pengalaman tersendiri untuk saya.

selamat ulang tahun rumputpagi dan selamat untuk postingan ke 200.

Selasa, Agustus 26, 2008

blogroll rae: memperkenalkan mayang yang baru dan nantyo si teman lama

yeehaaaa...

akhirnya gue berhasil memurtadkan mayang dari blog friendster ke blogspot. he he he... nah, dalam rangka pemurtadan itu, gue pun bersegera untuk mengganti link blog beliau yang ada di blogroll gue.

siapa aja yang bisa masuk ke dalam blogroll gue? semua blog pada dasarnya bisa. walopun demikian tetep ada jenis blog yang sengaja gue masukin ke dalem blogroll gue tanpa gue kasih tau dulu si empunya blog. jenis ini biasanya adalah blog yang gue rekomendasiin untuk dibaca. jenis kedua adalah blog titipan yang diminta empunya untuk di-link dari blog gue. kedua jenis itu kemudian gak jadi penting-penting amat sih. tapi ngomong-ngomong soal jenis blog yang gue rekomendasiin, ada satu blog yang bener-bener gue rekomendasiin.


sembari mengatur tampilan laen agar terasa lebih nyaman di mata dan sesuai dengan itung-itungan fengshui, gue jadi inget satu blog laen. blog yang udah tua. blog yang udah gak diurus lagi sama empunya. blog temen lama gue dari dasawarsa silam. walaupun udah empat taun tuh blog gak dioprek-oprek, tapi tuh blog menurut gue masih tetep mumpuni dan cukup mempengaruhi gaya penulisan gue. beberapa tulisan dia juga pernah gue re-make (tanpa persetujuan dia tentunya. he he he... curi-curi istilah, modifikasi agar lebih sesuai dengan kondisi jaman sekarang, dan proses dramatisasi juga tak ketinggalan).


okeh...
kalau sodara-sodara sekalian berkenan, silahkan ngasih selamet ke blog barunya mayang dan berziarah ke blog lamanya nantyo.